Mbak Ita Nganjuk ( WARUNG KUNCIR )
ADITHA LELA KARLITA
Perubahan drastis ini tidak lepas dari sosok Andita Lela Karlita (23), putri sulung pemilik warung pasangan Mursiyah (47) -Didik (50).
Semenjak Ita, sapaan akrabnya ikut melayani para pembeli, warungnya menjadi sangat ramai.
Apalagi Ita yang memang punya paras cantik dengan tinggi semampai ini pernah menjadi bintang sejumlah sinetron yang tayang di TV seperti Tukang Ojek Pangkalan RCTI.
Ita juga terlibat syuting sejumlah sesi iklan promosi.
Hadirnya pelayan cantik di Warung Biru Mbak Ita ini dengan cepat segera menyebar dari mulut ke mulut.
Malahan pengunjung banyak yang mengunggah ke media sosial. Sehingga warung yang semula sepi menjadi ramai.
Promosi di medsos ini dengan cepat membuat Warung Biru Mbak Ita laris manis karena pengunjungnya membeludak. Termasuk omset warung juga dengan cepat melonjak drastis hingga 3- 5 kali lipat.
"Dulu sehari omsetnya hanya sekitar Rp 500.000. Namun sekarang sudah naik sampai 3 - 5 kali lipat," ungkap Ita yang lahir 1 Oktober 1993.
Nama gadis kelahiran Sumedang, Jawa Barat 1 Oktober 1993 itu menjadi populer sejak foto dirinya menjadi pelayan di warung Mak Yah viral di dunia maya. Selain parasnya yang cantik, gadis yang akrab disapa Ita ini memang kerap nampang di salah satu televisi swasta dalam acara FTV, meski hanya sebagai pemeran pembantu.
"Saya sudah 15 bulan ini membantu ibu saya mengelola warung ini," kata dara yang biasa disapa Ita itu kepada detikcom di sela kesibukannya melayani para pelanggan, Sabtu (18/3/2017).
Wajah cantik dengan tinggi badan 165 cm dan berat badan 57 Kg memang membuat Ita sedap dipandang. Tak ayal, para pelanggan yang datang silih berganti ke warung Mak Yah itu. Kendati mempunyai tubuh yang aduhai, tak membuat Ita bermalas-malasan.
Dia terlihat cekatan meracik makanan dan minuman yang dipesan pelanggan. Tak hanya itu, dia pun rela menjadi pramu saji sekaligus kasir. Lajang 23 tahun ini tak segan menyajikan makanan langsung kepada para pengunjung. Rutinitas itu dia lakukan sejak warung buka pukul 08.00 sampai pukul 16.00 Wib.
"Saya bantu semuanya kecuali masak dan mencuci piring dan gelas. Yang masak mama saya, sedangkan bagian cuci ada pembantu," ujarnya.
Di warung yang dikelola Ita dan ibunya ini, pengunjung bisa menikmati aneka menu makan siang. Mulai dari sayur lodeh, sup, gulai kambing, soto ayam dan daging, nasi rames, hingga aseman sapi. Tarifnya pun bervariasi, mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 25 ribu per porsi.
Tak sekadar makan siang, para pelanggan juga bisa mengabadikan momen bersama Ita. Gadis berambut lurus se punggung ini tak akan pernah menolak ajakan anda untuk berswafoto.
Penasaran ingin mencoba menu makan siang bersama Ita? Silakan saja mampir ke warung Mak Yah di Desa Kuncir. Tempat makan ini berjarak sekitar 15 menit dari pusat kota Nganjuk.

Comments
Post a Comment